Editor's PickEntertainmentHighlightsLatest UpdatesVideo

KABARKILAT Menjelang Pilkades Serentak, Kades PAW Ciruluk Kalijati Subang Bungkam Atas Dugaan Pungli dan Nepotisme Yang Disorot Warganet


Subang, Hadejabarnews.com – Isu panas mengenai dugaan nepotisme dan pungutan liar (pungli) di Pemerintahan Desa Ciruluk, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang kini semakin memuncak dan menjadi perhatian serius masyarakat luas. Rabu 5/8/26

Ironisnya, gelombang mosi tidak percaya dari warga ini mencuat di tengah bergulirnya persiapan menyongsong Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak mendatang di wilayah Kabupaten Subang

Berdasarkan pantauan di berbagai platform media sosial, warganet melayangkan kritik tajam terkait dugaan munculnya “Kerajaan Keluarga” pasca pelantikan Kepala Desa Antar Waktu (Kades PAW) Ciruluk, yang diikuti oleh rusaknya fasilitas infrastruktur desa, Akun bernama adeliaQ secara terbuka mendesak pihak berwenang untuk melakukan pengusutan

“Bener bngt dikuasi keluarga semuanya jalan jga jelek semua min tolong usut,” tulisnya dalam kolom komentar

Keluhan senada juga diungkapkan oleh akun Aryani_Shop yang menyayangkan penurunan kualitas jalanan desa. Ia menyoroti minimnya tanggung jawab dari aparatur pemerintahan setempat saat dimintai kejelasan oleh warga

“Jalanya jelek dulu mah bagus sih sekarang mah jelek. Terus kalo ditanya warga disananya katanya itumah jalan bagian pemda,” kesalnya

Melihat ketidakharmonisan tata kelola desa ini, warganet mengingatkan pentingnya aspek transparansi publik. Terlebih menjelang momentum Pilkades serentak, di mana rekam jejak kepemimpinan akan menjadi barometer utama bagi masyarakat. Akun Yukha menekankan pentingnya keterbukaan demi masa depan desa yang lebih sehat

“Tidak perlu disalahkan yg penting ada transparansi untuk masyarakat itu lebih jelas,, saling memberi pemahaman & lebih terbuka pemerintah dengan warganya itu lebih bagus untuk cermin pemerintahan kedepannya yg lebih baik,” ungkapnya

Kades PAW Ciruluk Enggan Berikan Keterangan

Hingga berita ini diturunkan, dugaan pungli terhadap perusahaan lokal serta praktik nepotisme dalam penataan perangkat desa tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Alih-alih memberikan klarifikasi resmi guna meredam tensi politik di tingkat warga menjelang Pilkades serentak, Kades PAW Ciruluk justru memilih untuk bungkam.

Saat dikonfirmasi, sang kepala desa enggan memberikan keterangan dan memilih menghindar dari kejaran awak media Hade Jabar News. Sikap tertutup dan aksi bungkam yang dipertontonkan oleh pimpinan desa ini dinilai warganet sebagai preseden buruk bagi iklim demokrasi tingkat desa di Subang.

Warga kini mendesak jajaran Inspektorat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh sebelum tahapan Pilkades serentak resmi dimulai (red)

Post Views: 154


[kabarkilat.id]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *