KABARKILAT Bupati Tapteng Masinton Pasaribu .Dinilai Lalai dan Lemah Menjalankan Roda Pemerintahan
Sibolga, hariandialog.co.id.- – Lima partai politik melempar wacana
pemakzulan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu atas
tudingan penyerapan APBD tahun 2026 yang masih rendah. DPC Gerindra
menyatakan menarik pernyataan di dalam sikap bersama 5 parpol
tersebut.
Seperti dilansir detikSumut, Selasa (8/9/2026), mengenai
pemakzulan itu diketahui dari video yang beredar di media sosial yang
dilihat. Kelima partai politik itu adalah Gerindra, NasDem, Golkar,
PKB, dan PAN. “Kami duduk bersama dalam rangka menyikapi hal-hal yang
saat ini sedang berkembang di Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya
tentang kepemimpinan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu yang
kami anggap lalai dan lemah di dalam menjalankan roda pemerintahan,”
kata Ketua DPC Gerindra Tapteng Hazmi Arif Simatupang dalam video saat
itu.
Hazmi menjelaskan jika penyerapan APBD Tapteng tahun 2026
masih 30 persen per Agustus. Sehingga mereka menilai Masinton tidak
profesional dalam pengelolaan anggaran. “Untuk itu kami lima partai
ingin menyampaikan sikap bersama, pertama kami menyesalkan pengelolaan
anggaran yang tidak profesional dan tidak mempunyai kemampuan dalam
mengelola anggaran APBD dan dalam hal ini bisa diketahui dari
informasi yang diperoleh bahwa penyerapan anggaran APBD Kabupaten
Tapanuli Tengah tahun 2026 sampai bulan Agustus hanya mencapai 30
persen,” ucapnya.
Terbaru, Hazmi menyatakan menarik pernyataannya tersebut. Dia
mengatakan DPC Partai Gerindra sudah tidak terlibat lagi dalam
pernyataan sikap bersama tersebut. “Saya Hazmi Arif Simatupang Ketua
DPC Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Tengah dengan ini menyatakan
menarik pernyataan yang telah kami sampaikan di dalam sikap bersama 5
partai politik, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai
PKB dan Partai PAN yang disampaikan beberapa waktu yang lalu,” katanya
dalam video yang diterima detikcom.
Sementara itu, Ketua DPD Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo,
mengatakan pernyataan DPC Gerindra itu di luar koordinasi dengan DPD
maupun DPP. Gerindra, katanya, menyatakan mendukung stabilitas
jalannya pemerintahan di Tapteng. “Saya selaku Ketua DPD Partai
Gerindra Sumut menyampaikan sikap DPC Gerindra Kab Tapteng itu diluar
kordinasi dengan DPD maupun DPP. Gerindra mendukung stabilitas
jalannya pemerintahan di Tapteng,” ujarnya.
Ade mengajak semua pihak bersatu dan saling mendukung untuk
pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah. “Gerindra
mengajak semua pihak bersatu dan saling mendukung untuk pemulihan
pasca bencana di Kabupaten Tapteng,” ujarnya.
Masinton Merespons Wacana Pemakzulan
Masinton sudah merespons perihal wacana pemakzulan ini. Masinton
meminta agar semua pihak menghentikan tarik-menarik politik dan fokus
pemulihan-pembangunan Tapteng. “Mengajak seluruh elemen politik,
lembaga pemerintahan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan,
serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan tarik-menarik
kepentingan politik dan mengarahkan seluruh energi pada pemulihan
bencana dan pembangunan daerah,” kata Masinton Pasaribu dalam
keterangannya.
Kata Masinton, sejak awal pemerintahan, upaya membangun
komunikasi dan merangkul seluruh elemen disebut terus dilakukan.
Perbedaan pandangan, kritik, dan pengawasan merupakan bagian dari
demokrasi, tulis dtc. (darbin-01)
About The Author
Post Views: 18
[kabarkilat.id]

