KABARKILAT Hari Anak Nasional 2026, Bupati Bandung Tegaskan Pemenuhan Hak Anak Tanggung Jawab Bersama – Radar Bandung
RADARBANDUNG.ID, SOREANG – Pemenuhan hak anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pesan itu mengemuka dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 tingkat Kabupaten Bandung yang digelar di Dome Bale Rame, Soreang, Minggu (26/7).
Peringatan HAN 2026 mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Beragam kegiatan digelar untuk mendorong tumbuh kembang anak, mulai dari khitanan massal bagi sekitar 140 anak, kids run, lomba menggambar yang diikuti sekitar 1.800 peserta secara hybrid, hingga berbagai aktivitas edukatif dan kreatif.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan, perlindungan dan pemenuhan hak anak tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan membentuk karakter anak sebelum diperkuat oleh sekolah dan lingkungan masyarakat.
Baca juga:
Tampung 2.000 Siswa Miskin, Gedung Permanen Sekolah Rakyat Kab Bandung Dibangun Mulai Agustus 2026
“Orang tua harus membangun komunikasi dengan anak, menanyakan cita-cita, harapan, dan keinginannya. Jika anak diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa,” ujar Dadang.
Ia mengatakan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari keberhasilan mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun rasa percaya diri sekaligus mencegah berbagai persoalan sosial yang dapat menghambat tumbuh kembang anak,” ungkapnya.
Baca juga:
Surut dan Tercemar, Sungai Citarum Tak Lagi Jadi Sumber Penghidupan Warga
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Dadang Supriatna, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar, bermain, sekaligus mengekspresikan kreativitasnya dalam lingkungan yang aman dan menyenangkan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat harus terus diperkuat agar setiap anak memperoleh haknya untuk tumbuh, berkembang, mendapatkan perlindungan, serta berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
“Kami berharap seluruh pihak bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak sehingga Kabupaten Bandung semakin mampu mewujudkan predikat Kabupaten Layak Anak,” katanya.
Baca juga:
Humaira bersama Rumah Aspirasi Kang Cucun Kembali Bangun Rumah Warga
Melalui peringatan HAN 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan dan program yang berpihak pada kepentingan terbaik anak sebagai investasi dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas. (kus)
[kabarkilat.id]

