CricketkabarkilatLatest UpdatesTechTennis

KABARKILAT HUT ke-17, Serba Susu Lembang Dorong Kuliner Khas Lembang Makin Dikenal – Radar Bandung


RADARBANDUNG.ID, BANDUNG— Toko oleh-oleh Serba Susu Lembang merayakan hari jadinya yang ke-17 melalui kegiatan bertajuk Sersu Forever to Cheris” di Cihampelas Walk (Ciwalk), Kota Bandung, Minggu (13/9/2026).

Memasuki usia ke-17, Serba Susu Lembang berkomitmen untuk terus berinovasi sekaligus memperkenalkan produk berbahan dasar susu khas Lembang kepada masyarakat luas, khususnya wisatawan yang berkunjung ke Bandung.

“Ke depan ya kita terus inovasi, terus yang jelas sih bisa memberikan yang terbaik buat masyarakat dan pencinta kuliner dengan produk-produk kita yang berbahan baku susu tentunya,” ujar Founder sekaligus CEO Serba Susu Lembang, Lucy Trisna Maya Santi.



Harapan tersebut turut didukung optimisme terhadap kembali bergeliatnya sektor pariwisata Bandung, terutama setelah Bandara Husein Sastranegara kembali dibuka. Menurut Lucy, kondisi tersebut menjadi angin segar bagi pelaku usaha kuliner, termasuk bisnis oleh-oleh.

“Itu sih sebenarnya angin segar untuk bisnis kuliner di Bandung ya, karena kan sebelum bandara dibuka itu memang Bandung jadi destinasi wisata kuliner terutama. Nah, dengan dibukanya bandara mungkin lebih banyak lagi wisatawan yang akan masuk,” katanya.

Lucy berharap meningkatnya kunjungan wisatawan turut mendorong semakin luasnya pengenalan terhadap produk oleh-oleh khas Bandung dan Lembang.



“Mudah-mudahan nanti oleh-oleh terutama yang khas Bandung, khas Lembang, itu bisa lebih diserap sama wisatawan, terus lebih dikenal luas karena mereka bawa oleh-olehnya itu dari Bandung. Ya ikut meramaikan aja sih,” ujarnya.

Selain dukungan dari sektor pariwisata, Lucy berharap pemerintah dapat memberikan ruang dan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya, terutama melalui kebijakan dan proses perizinan.

“Ke pemerintah mungkin lebih ke kebijakan-kebijakan, terus kesempatan-kesempatan mungkin di tempat-tempat umum, di mal atau di stasiun dan lain-lain, mungkin ada kesempatan UMKM untuk eksis atau buka gerainya di sana. Jangan sampai udah semangat produksi, mau masarin, nunggu legalitasnya malah lama,” katanya.



Semangat berinovasi dan memperluas jangkauan tersebut turut ditampilkan dalam perayaan HUT ke-17 Serba Susu. Salah satunya melalui kegiatan demo membuat kue yang digelar di area tengah Ciwalk.

Dalam kegiatan tersebut, Serba Susu juga memperkenalkan produk baru berupa abon gulung Lembang yang dikembangkan bersama pelaku UMKM mitra.

“Ini tuh sehubungan dengan acara kaitannya dengan ulang tahun Serba Susu yang ke-17. Terus kita isi dengan demo buat kue,” ujar Lucy.



Adapun menu yang diperagakan dalam demo tersebut adalah donat labu. Menurut Lucy, menu tersebut dipilih karena tengah diminati masyarakat.

“Apalagi yang kita tampilkan ini memang yang lagi hits, lagi happening, donat labu,” katanya.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Dari 100 kuota peserta yang disediakan, pendaftaran bahkan ditutup dalam waktu dua hari karena jumlah peminat melebihi kapasitas.



“Sebenarnya, yang mau ikut lebih dari ini, ini 100. 100 tuh udah dua hari aja udah kita cut. Masih banyak yang mau ikut,” ungkap Lucy.

Menurut Lucy, tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan demo membuat kue tidak terlepas dari semakin banyaknya orang yang mulai terjun ke bisnis kuliner setelah pandemi.

Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengajaran resep, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai cara memulai bisnis kuliner dengan risiko yang minim, termasuk penggunaan bahan yang dapat disimpan dalam kondisi beku.



“Kita tuh ngajarin di sini tuh gimana sih cara aman memulai bisnis. Jadi, yang minim banget kalau bisa enggak ada risiko,” jelasnya.

Selain demo membuat kue, momen ulang tahun ke-17 juga dimanfaatkan Serba Susu untuk memperkenalkan produk baru, yakni abon gulung Lembang. Produk tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan pelaku UMKM mitra dan sebelumnya telah melalui tahap uji pasar.

Menurut Lucy, produk tersebut mendapat respons positif dari konsumen sejak masa percobaan.



“Kebetulan kita baru masa percobaan, tapi pas baru ada dua minggu udah laku, banyak yang tertarik sama abon gulungnya,” katanya.

“Berarti kan kalau gitu artinya respons pasarnya bagus,” imbuhnya.

Lucy menjelaskan, salah satu keunggulan abon gulung tersebut terletak pada penggunaan bahan baku yang berasal dari lingkungan usaha Serba Susu. Selain susu dari peternakan sendiri, sejumlah bahan tambahan seperti daun bawang dan cabai berasal dari perkebunan organik milik mereka.



“Bahannya selain susu yang dari peternakan sendiri juga itu kayak tambahannya, daun bawang, cabai itu dari perkebunan kita, pupuknya juga dari organik,” katanya.

Dari sisi bisnis, Serba Susu kini telah memiliki sembilan outlet yang tersebar di sejumlah wilayah Jawa Barat, di antaranya Purwakarta, Karawang, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dan Cimahi. Gerai di Ciwalk menjadi satu-satunya outlet Serba Susu yang berada di dalam pusat perbelanjaan.

“Kalau mal, kita baru di Ciwalk aja,” kata Lucy.



Ke depan, Serba Susu berencana membuka gerai baru di Stasiun Kereta Cepat Whoosh Tegalluar. Sementara untuk ekspansi ke luar Jawa Barat, perusahaan memilih mengandalkan lini produk berbeda dengan merek Milk & Me.

“Kita sih lebih ke Bandung sih, karena kan ini kita oleh-oleh khas Bandung,” pungkasnya.

Saat ini, Serba Susu memiliki lebih dari 30 varian produk dan menargetkan peluncuran 12 produk baru sepanjang tahun ini. Sejumlah produk unggulannya antara lain permen susu untuk kategori makanan kering, serta susu murni botolan dan kue Yoguro untuk kategori minuman dan bakery. (ASP/job)

[kabarkilat.id]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *