KABARKILAT Parade Budaya Asia Africa Festival Meriah, Pengamanan Medis Maksimal Dilakukan – Radar Bandung
RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengerahkan tujuh tim ambulans dengan total 50 personel untuk mengamankan rangkaian Asia Africa Festival (AAF) 2026. Selama pelaksanaan parade budaya, Sabtu (11/7/2026), petugas medis menangani lima warga yang mengalami gangguan kesehatan, mayoritas akibat kelelahan saat menyaksikan karnaval yang dipadati ribuan pengunjung.
Kepala Public Safety Center (PSC) Dinkes Kota Bandung, Eka Anugrah mengatakan seluruh pasien berhasil ditangani di lokasi sehingga tidak ada yang harus dirujuk ke rumah sakit. Kesiapsiagaan personel kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian festival berlangsung aman dan lancar.
“Pada pelaksanaan Asia Africa Festival kemarin kami menurunkan tujuh ambulans dengan total 50 personel. Saat karnaval ada lima warga yang kami tangani, di antaranya pingsan karena kelelahan. Alhamdulillah seluruhnya tertangani di lokasi,” ujar Eka saat dihubungi, Minggu (12/7/2026).
Baca juga:
Gangguan Kesehatan Mendadak Paksa Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Batalkan Agenda
Eka menjelaskan tim PSC mulai bersiaga sejak pukul 06.00 WIB untuk mengawal parade budaya yang berlangsung dari kawasan Titik Nol Kilometer Kota Bandung hingga Jalan Cikapundung Barat. Pengamanan dilakukan hingga sekitar pukul 12.00 WIB, kemudian dilanjutkan pada malam hari saat pameran dan panggung hiburan digelar di kawasan Braga.
Selain menempatkan ambulans di sejumlah titik strategis sepanjang rute parade, Dinkes juga mendirikan pos pelayanan kesehatan untuk memberikan pertolongan pertama kepada pengunjung yang mengalami gangguan kesehatan.
“Penempatan personel dilakukan agar respons terhadap kondisi darurat dapat berlangsung cepat,” katanya.
Baca juga:
Asia Africa Festival 2026 Digelar Akhir Pekan, 7 Kantong Parkir Antisipasi Kemacetan
Tidak hanya saat parade berlangsung, petugas medis juga kembali memberikan pelayanan pada malam hari.
“Seorang penonton yang mengalami gangguan kesehatan sempat mendapatkan tindakan infus di tenda medis, namun kondisinya membaik sehingga tidak perlu dirujuk ke rumah sakit,” ucap Eka.
Eka mengatakan meski puncak parade budaya telah selesai, Dinkes Kota Bandung tetap mempertahankan kesiapsiagaan karena masih terdapat sejumlah agenda dalam rangkaian Asia Africa Festival 2026. Untuk kegiatan, Minggu (12/7/2026), pihaknya kembali menyiapkan dua tim ambulans guna antisipasi keadaan darurat selama acara berlangsung.
Baca juga:
MUI Cibeunying Kidul Perkuat Pembinaan Umat Hadapi Tantangan Zaman Digital
Parade budaya Asia Africa Festival 2026 menjadi salah satu agenda yang paling menyedot perhatian masyarakat. Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan warga memadati kawasan Jalan Asia Afrika hingga Jalan Cikapundung Barat untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan pertunjukan seni dan budaya yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga menjelang siang.
Tingginya antusiasme masyarakat membuat pengamanan kesehatan menjadi salah satu fokus utama penyelenggaraan AAF 2026.
“Dukungan tim medis yang bersiaga sejak pagi hingga malam hari, seluruh warga yang membutuhkan pertolongan dapat ditangani dengan cepat sehingga rangkaian kegiatan festival tetap berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar Eka.(dsn)
[kabarkilat.id]

